Keren! Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya Sabet 3 Nominasi Sekaligus di Kolokium Riset Dosen Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat


Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya berhasil memenangkan 3 nominasi sekaligus dalam acara BP2D (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Jawa Barat yang digelar di hotel Mason Pine, Padalarang (13/12)

RekamrestNews - Setelah melalui seleksi yang ketat, akhirnya Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya berhasil memenangkan tiga nominasi sekaligus di acara Kolokium BP2D (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) yang diselenggarakan oleh BP2D Jawa Barat pada hari Rabu, 13 Desember 2017.


Peserta kegiatan ini berasal dari seluruh perguruan tinggi se-Jawa Barat. Acara Kolokium BP2D berlangsung di hotel Mason Pine, Padalarang dari pukul 09.00 wib sampai pukul 16.00 wib. 

Para pemenang nominasi Riset Dosen Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat
Tamu undangan dihadiri oleh Gubernur yang diwakili ASDA (Asisten Daerah), Staf ahli Gubernur, SKPD Provinsi Jawa Barat, SKPD Kab/Kota Se-Jawa Barat, dan para peneliti dari seluruh Provinsi Jawa Barat.


Penelitian yang dilakukan oleh dosen STIKes Respati Tasikmalaya berjudul “Pengaruh Pemberian Formula RASTTLE (tepung beras tempe tolo dan lele) Terhadap Pemulihan Status Gizi Balita Gizi Buruk di Kabupaten Tasikmalaya”. Tim riset dosen STIKes Respati Tasikmalaya ini di ketuai oleh Haryani Sulistyoningsih, S.KM, M.KM dengan anggota Santi Susanti, S.SiT, M.Kes dan Sinta Fitriani, S.KM, M.KM.
Hasil penelitian Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya
Tiga nominasi yang berhasil di sabet oleh Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya meliputi, Juara ke-2 kategori Peningkatan Budaya Riset Dosen Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat, Anugerah Penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Riset Kreatif Dosen Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat, dan Pemenang Poster Penelitian terbaik dari seluruh Perguruan Tinggi Se-Jawa Barat. 


Haryani Sulistyoningsih, S.KM, M.KM, selaku Ketua Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya, memaparkan latar belakang dari diadakannya riset oleh Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya yang melakukan penelitiannya di Kabupaten Tasikmalaya karena tingginya angka gizi buruk di Kabupaten Tasikmalaya. 


“Tingginya angka gizi buruk di Kabupaten Tasikmalaya perlu ditangani secara serius dan khusus walaupun masalah gizi buruk ini sudah mendapatkan bantuan berupa pemberian makanan tambahan”, jelasnya. 
Hasil penelitian Tim Riset Dosen STIKes Respati Tasikmalaya dalam bentuk banner
Haryani juga menambahkan bahwa tujuan melakukan penelitian di wilayah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian formula beras, tempe, kacang tolo, dan ikan lele terhadap perubahan status gizi balita dengan status gizi buruk di Kabupaten Tasikmalaya.


“Harapannya dengan penelitian ini ada pemberian makanan alternatif yang bisa mempercepat proses pemulihan balita dengan gizi buruk”, harap haryani. 


(Persma REKAMREST) 

 



Redaksi Kampus Respati Tasikmalaya, 2017-12-14 06:09:28